kita dilahirkan didunia ini....
bukan untuk mencari orang yang sempurna untuk dicintai.,...
tetapi untuk bekajar mencintai orang yang tidak sempurna, dgn hari yang sempurna..
cinta takkan datang jika kamu terus mencari orang yang sempurna untuk dirimu...
tapi cinta kan datang apabila kamu mau belajar menerima ketidak sempurnaan orang yang kamu cintai.,..
Rabu, 08 Juli 2009
Selasa, 27 Januari 2009
ti"k FiLE
suara di manakah engkau meninggalkan ku ...
aku tak dapat mengerti...
gelang hitam yang ku pakai, apakah sama dengan diriku...
berputar-putar pada jalan hitam yang tak berujung...
ku tahu ketaguhan diriku...
tapi apakah ku harus mengikuti irama sang gelang putih...
ia berputar tetapi ia mempunyai ujung...
apa ynag sebenarnya kutanyakan...
dimana ku mendapatkan jawabannya...
dimana... harus kucari....
dihatiku penuh darah ...
dipikiranku penuh apa itu . . .
yang terkepungpasukan keanehan...
yang berujung pada AIR MATA....
aku tak dapat mengerti...
gelang hitam yang ku pakai, apakah sama dengan diriku...
berputar-putar pada jalan hitam yang tak berujung...
ku tahu ketaguhan diriku...
tapi apakah ku harus mengikuti irama sang gelang putih...
ia berputar tetapi ia mempunyai ujung...
apa ynag sebenarnya kutanyakan...
dimana ku mendapatkan jawabannya...
dimana... harus kucari....
dihatiku penuh darah ...
dipikiranku penuh apa itu . . .
yang terkepungpasukan keanehan...
yang berujung pada AIR MATA....
kata ku
Aku tak seperti ada...
karena kehadiranku adalah musibah...
aku seperti file usang...
ada apa dengan ku...
ku tak ingin berbicara...
aku takut kata-kata ku mengandung racun...
yang dapat melukai orang lain...
karena kehadiranku adalah musibah...
aku seperti file usang...
ada apa dengan ku...
ku tak ingin berbicara...
aku takut kata-kata ku mengandung racun...
yang dapat melukai orang lain...
Jumat, 28 November 2008
JADILAH BAMBU
”Jadilah bambu. Jangan jadi pisang. Daunnya lebar membuat anaknya tidak kebagian sinar matahari. Bambu lain rela telanjang asal anaknya, rebung, pakaiannya lengkap.”
KAA-KATA TERBUANG
lihatlah biji kata-kata yang terbuang ke tanah tumbuh seperti semak-semak di sawah terabai menyesakkan dada, tak bisa diharap ular dan serangga berbisa mungkin telah hidup di sana, seperti manusia menyimpan rasa untuk cinta, dengki, dan kuasa kata-kata telah terbantai makna hatinya lalat hijau telah mengubur dengan dengusan penyair-penyair lahir sebagai nisan menangis berhiba-hati teronggok di depan mulut-mulut busuk berbusa-busa selamat malam kefanaan sang pemulung telah menjual kata-kata pada jiwa yang lapar
Langganan:
Postingan (Atom)